Sunday, April 29, 2012

Posted by Desi YuLiana on 4/29/2012 10:58:00 PM 4 comments
Menyadari hidup cukup bergantung dengan musik sebenarnya sedikit membuat gelisah juga. Bagaimana tidak? Sampai sekarang perkara mendengarkan musik ini masih menjadi hal yang diperdebatkan jika kita membicarakannya secara Islam. Ada yang bilang mendengar musik itu haram, ada yang bilang mubah, ada yang bilang boleh-boleh saja (tergantung niat dan tujuan dari musik itu). Jika ditanya saya pilih yang mana? Saya hanya bisa menjawab, saya memegang pendapat yang boleh.

Sebenarnya ragu. Ya, saya sedikit ragu. Beberapa persen di hati saya menyarankan tidak, sementara selebihnya tetap kekeuh mempersilahkan. Yah, apapun itu, bagaimana pun perdebatan itu, sampai sekarang saya masih tetap setia mendengarkan musik. Dan parahnya, saya memang sangat bergantung pada musik. Hidup terasa datar jika dalam sehari saya tidak bertemu dengan alunan-alunan nada dan irama yang menenangkan jiwa itu. Satu hal yang pasti, jika musik yang saya dengarkan itu sebatas lagu-lagu nasyid (baca: lagu-lagu keislaman)--yang notabene nya bisa menjadi satu sarana untuk intropeksi diri, semakin mencintai Sang Pencipta diri, dan hal-hal lain menuju kebaikan--sebenarnya tidak masalah. Tapi apa? Sayangnya sekarang ini saya lebih sering mendengarkan musik-musik Korea, Jepang, Barat, India, dan musik lain yang saya suka yang jauh dari hal-hal berbau keislaman. Ah, maafkan aku Tuhan! 

Saya selalu berharap ketergantungan terhadap musik stadium empat ini tidak membawa dampak buruk apapun bagi saya. Saya juga berharap, bagaimana pun beratnya, saya harus tetap hidup dalam keseimbangan. Misalnya: jika kita rutin membaca buku, koran, postingan-postingan di internet, artikel, dan sebagainya, maka kita juga harus rutin membaca Al-Quran, dan buku-buku pengetahuan agama. Sering mendengarkan musik, tentu harus dibarengi juga dengan sering mendengarkan Murottal Al-Quran dan sejenisnya. Seimbang! Semoga bisa ya. Harus bisa! Ting!

Baiklah, postingan ini tujuannya ingin berbagi daftar musik-musik instrumental kesukaan. Boleh? Boleh lah! Blog punya siapa? Yang nulis siapa? Masalah buat loe? #eh. Ampun pemirsa, hanya bercanda :D

Oke, semua udah pada tahu apa itu instrumental kan ya? Kalau belum, mari kita baca sedikit penjelasan yang saya kupies dari situs sejuta umat 'Wikipedia' berikut ini:

Instrumental, kontras dengan lagu, adalah suatu komposisi atau rekaman musik tanpa lirik atau musik vokal dalam bentuk apapun; semua musik dihasilkan melalui alat musik. Secara spesifik, istilah ini digunakan jika merujuk pada musik populer; beberapa genre musik menggunakan sedikit unsur suara manusia, seperti jazz, musik elektronika, dan sejumlah besar musik klasik Eropa (walaupun pada musik elektronika, suara dapat dicuplik seperti jenis-jenis bunyi lainnya). Pada musik komersial, beberapa lagu pada suatu album mungkin berupa instrumental yang merupakan salinan sama persis dari lagu lain pada album tersebut, tanpa adanya unsur vokal.

Paham? Kalau belum paham, silahkan layangkan pertanyaan anda ke alamat Mbah Gugel terdekat, jangan pada saya, karena saya bukan guru musik, apalagi guru anda! :P

Well, tentu ada perbedaan saat kita mendengarkan instrumental dan lagu-lagu biasa. Beda! Sangat beda! Hal ini dikhususkan untuk musik yang sebenarnya instrumental ya, bukan musik lagu yang dihilangkan suara vokalnya. Bedanya apa? Jika suatu lagu bisa kita tangkap arti, makna dan tujuannya melalu lirik lagu tersebut, maka pada instrumental kita bisa merasakan 'sesuatu' dari alunan nadanya tanpa perlu adanya bantuan lirik sedikit pun. Musik instrumental itu berbicara, dan dia berbicara langsung ke hati dan jiwa kita (eaaaa). Kalau nggak percaya, silahkan dengarkan sendiri. Dengarkan dan resapi iramanya jauh lebih dalam, jauh lebih dalam..

Nah, dari ribuan file instrumental yang tersebar di seantero dunia, yang saya daftarkan di bawah ini hanya beberapa dari sekian banyaknya instrumental yang 'masuk' dan 'setia bertahan' di hati saya. Apa sajakah itu? Cekidot!

  1. Ichi Ritoru no Namida - One Liter of Tears OST
  2. The Fire of Love - City Hunter OST
  3. Prelude - Taisetsu na Koto wa Subete Kimi ga Oshiete Kureta OST
  4. Heartbreak - Kal Ho Na Ho OST
  5. Dancing Jodi - Rab Ne Bana Di Jodi OST
  6. Rhythms of Mohabbatein - Mohabbatein OST
  7. Tears of Necklace - 49 Days OST
  8. Devil's Tears - 49 Days OST
  9. Destiny - Shining Inheritance OST
  10. Are We a Family - Shining Inheritance OST

Ke-sepuluh judul instrumental di atas itu yang paling setia saya dengarkan (sebenarnya masih banyak yang lainnya, namun, karena keterbatasan informasi dan tidak tersimpannya file di laptop pribadi, hanya beberapa itu saja yang bisa saya daftarkan *bow*). Saya rutin mendengarkan musik-musik 'penyayat jiwa' itu, baik di saat senang, semangat, ataupun sebaliknya. Karena semua musik instrumental itu punya kekuatan yang berbeda-beda, sesuaikan saja dengan suasana dan keadaan anda, dan lihatlah bagaimana sepotong musik itu mampu merubah perasaan anda *evil smile*.

Selamat berburu dan mendengarkan isntrumental!
*Saya sangat berterima kasih jika ada yang sudi memberitahukan, menginformasikan, bahkan mengkopipastekan musik-musik instrumental rekomendasi dari anda, hehehe*


Categories: ,

4 Komentar:

  1. Bener.. saya juga takut kalo inget2 masalah agama kita soal bahasan satu ini. Saya juga termasuk orang yang bilang "boleh" karena emang kalo gak ada musik, agak hambar juga..apalagi kalo emang lagi bosen..
    playlistnya kebanyakan didominasi Korea ya? :D
    kalo soal instrumen, saya masih bertahan sama akustikkannya Depapepe! ;))

    ReplyDelete
  2. Hehehe, kebetulan iya. Sedang sangat suka dengan instrument2 nya Korea :D

    Depapepe itu gimana? *pasang wajah polos*

    ReplyDelete
  3. Depapepe itu duo gitaris dari jepang. Mainnya akustik, kebanyakan nadanya gembira (walaupun banyak juga yang mellow yellow slow).. asik lah pokoknya.. :)

    ReplyDelete
  4. Wah wah wah..
    Baiklah. Tak cuba hunting jika koneksi memungkinkan. Terima kasih beh :D

    ReplyDelete