Lanjutan dari Ada Cerita di Kereta
![]() |
| Foto oleh Nuril Annissa. |
"Ah! Kakiku goyah! Energiku menurun, aku ingin pulang!"
Lama aku memberontak di dalam hati sampai akhirnya si kereta ekonomi itu menampakkan wujudnya.
Berebutan! Aigoo.. Tidakkah kalian tahu, bahwa sekarang aku sedang kehilangan tenaga?
Dalam sekejap, setelah sedikit bertabrakan dengan penumpang lain, aku dapatkan tujuanku -- kursi kosong!
Ah, syukurlah! Dengan begini aku bisa sedikit merenggangkan otot-otot kaki yang hampir hilang.
Berisik..
Di dalam sini tidak nyaman! Kotor, penuh, dan sangat tidak teratur. Oh, maaf! Aku tidak suka.
Hati 'kiri'ku terus saja mengomel tak menentu, sementara hati 'kanan' masih berusaha menenangkan diri.
Diam.
Baiklah, akhirnya si kiri terdiam. Tidak! Aku ragu dia diam. Mungkin, dia tertidur. Ya! Aku yakin dia terlelap dalam mimpinya.
"Buah naga, buah naga, 5 rebo aja!"
"Buku mewarnai untuk anak, 10 rebo dapat tiga!"
"Alquran mini untuk persiapan Ramadhan hanya 10 ribu"
"Air minum, aq*a gelas, miz*ne, bla bla bla. Air minum untuk yang haus!"
"Lem tikus, lem isi ulang, lem ...."
Tuhan! Mataku mulai lelah. Ingin rasanya aku tidur pulas, tapi hati kanan terus saja memaksa untuk tetap terjaga.
Katanya "Sayang jika drama seperti ini tidak kau saksikan. Lihatlah! Dan terus lihat aktivitas mereka!"
Baiklah, aku bertahan. Dengan posisi duduk yang cukup kaku, dan kaki yang semakin bergetar karena harus menahan beban barang-barang belanjaan, mataku terus bekerja ke kanan dan kiri.
Aneh! Aku tak bosan! Meskipun dari tadi yang mondar-mandir di hadapanku hanya orang yang itu-itu saja.
"Aksesoris-aksesoris cantik. Silahkan dilihat. Jika tertarik, silahkan dibeli"
Jreng! Papan yang sama dengan dia yang tergantung berbeda lagi-lagi berhenti tepat di depan mataku.
Papan ini menggangguku!
Aku jadi tak leluasa memainkan pandanganku karenanya. Padahal, ceritanya masih ada. Ah! Ayo, pindahlah papan!
Lama..
Aku menundukkan kepala dan menatap kosong pada plastik besar di pangkuanku.
Ting..
Akhirnya duniaku meluas seketika, papan itu mengerti dan dia pergi. Namun, dunia yang tadi masih tetap dengan para pemain yang sama..
Satu stasiun. Dua stasiun. Tiga stasiun. Empat.. Lima..
Sama! Tapi, anehnya mataku tetap bertahan! Malah semakin waspada.
Di antara mereka akhirnya datang yang berbeda.
Dangdut! Ah! Aku pernah dengar lagu ini. Ku pusatkan pandangan ke sebelah kiri pada seorang Ibu tuna-netra. Ternyata beliau artisnya!
Tidak lama! Sosoknya hilang diambil gerbong tetangga.
"Kerupuk, kerupuk, kerupuk!"
"Air minum, air minum!"
"Buah naga, buah naga!"
Lagi. Mereka terus saja memainkan kaki dan nyanyiannya. Tidak lelahkah?
Yang berdangdut pun tiba lagi tapi dengan pemeran yang berbeda. Bahkan, di belakangnya tepat di bawah kakinya, ada seorang pemuda--wajahnya hitam, kaos, celana, kaki dan tangannya kotor. Dan itu.. Apa yang sedang dia lakukan?
"Oh, mungkin dia petugas cleaning service di kereta ini."
Hah!
Apa ada?
Tapi.. Dia sedang menyapu! Kau lihat itu, dia menyapu lantai kereta, dan mengumpulkan tiap sampah di dekatnya. Tapi, dia melakukannya sambil duduk. Ah! Aku tak paham!
Ting tong..
Tunggu! Dia.. Ah! Ternyata, dia bukan cleaning service!
Aku tak akan pernah sadar andai saja dia tak mengulurkan tangannya di depanku.
Baiklah, apalagi sekarang..
Dari sisi kanan, ternyata ada yang sedang bermesra-mesraan. Aku harus apa? Tetap diam, sementara ada yang terang-terangan bermaksiat di depan mata?
Aku diam dalam bingung. Hati kiri masih terlelap dan si kanan membisu.
Di sekitar ribut, tapi di telingaku dia tercipta--hening.
Satu detik.. Dua detik.. Tiga detik..
"Ingat lima perkara, sebelum lima perkara.
Sehat sebelum sakit.
Muda sebelum tua.
Kaya sebelum miskin.
Lapang sebelum sempit.
Hidup sebelum mati.."
Jess!
Berdesis.
Aku tersentak.
Ya! Aku terenyuh oleh nyanyian dua orang yang tak sempurna--barusan.
Dan beritahu aku, apa yang harus ku perbuat sekarang. Ah! Bukan! Kau harus bantu aku kawan..
Bangunkan aku, gerakkan kaki, tangan dan mataku yang membeku.
Aku kaku..



kalau diangkat FTV udah ada sontreknya... yang cocok :))
ReplyDelete#Blogwalking sore
Apaan tuh sontrek nya? Lagu Demi Masa? :D
Delete