Baiklah, sepertinya kata yang tepat untuk memulai kicauan kali ini adalah:
"Akhirnya, pergi juga ke Aceh Book Fair 2011!" (penting lho!).
Aceh Book Fair 2011, acara ini bisa dibilang pameran dan obral buku besar-besaran yang diadakan di halaman kantor Pustaka Wilayah Banda Aceh, dari tanggal 12 Desember 2011 sampai 18 Desember 2011 (hari ini). Awalnya, saat menuju kampus dan melewati gedung pustaka wilayah senin tanggal 12 lalu, saya tidak tahu bahwa acara yang sedang diadakan di halaman pustaka itu merupakan pameran buku. Saya tahu dan langsung mendadak galau tingkat belum sidang skripsi di malam harinya, saat seorang kawan memasang status 'kalap beli buku di pameran' di akun twitter miliknya. Di sanalah saya bertanya apa sedang ada pameran di Banda Aceh, kalau ada dimana? Dan kawan saya itu dengan sangat antusias menginformasikan tentang Aceh Book Fair 2011 itu.
Ah, kawan! Seandainya boleh curhat, saya hendak bercerita betapa banyaknya pengeluaran di bulan ini, baik itu terkait skripsi, sidang dan pengeluaran tak terduga dan tak terencana lainnya. Singkat kata, saya sedang bokek! Tidak ada dana untuk membeli buku bulan ini, sekalipun itu buku diskonan. Alamaaaak..
Hari-hari berlalu dengan galau dan keinginan yang masih menggebu-gebu, bagaimana tidak? Perjalanan ke kampus selalu melewati gedung--tempat para jendela dunia dengan harga bersahabat sedang dipamerkan dengan indahnya--itu. Seorang kawan penggemar buku pun berulang kali mengajak berkunjung ke sana dan berulang kali pula saya tolak. Takut. Lebih baik galau karena tidak bisa ke sana daripada galau karena menemukan buku bagus tapi tidak bisa membelinya *nah lho*.Dan sayangnya, rasa penasaran itu tidak bisa lagi terbendung saat secara tidak sengaja saya menemukan dan membaca blog seorang blogger Aceh yang isinya menceritakan pengalaman dia berkunjung ke Aceh Book Fair 2011 itu lengkap dengan foto-fotonya. Banyak buku bagus dan diskon! Aiiiiih..
Aku ingin. Aku harus ke sana!Dan hari ini obsesi itu terwujud, ada waktu (karena agenda rihlah FLP Aceh dibatalkan) dan saya menemukan sedikit dana yang cukup pas-pasan di dalam dompet *entah darimana datangnya*.
Alhamdulillah, akhirnya sampai juga.Stand pertama yang kami kunjungi adalah stand di sebelah kanan gedung pustaka, dan di situlah ternyata gudangnya buku yang didiskon besar-besaran. Bayangkan, novel-novel bagus setebal lebih dari 300 halaman dijual hanya dengan harga 20.000 rupiah! Bayangkan kawan, bayangkan! (berlebihan). Ada juga buku-buku mungil yang diobral dengan harga 10.000 rupiah.
Ah, berasa surga dunia, saat berada diantara kumpulan buku-buku itu. Tapi sayang, saya harus benar-benar memilah dan memilih buku-buku bagus, berguna, dan yang memang sedang dicari plus dibutuhkan, karena keterbatasan dana (bulan Desember masih ada 12 hari lagi kan? Mau jajan apa saya jika semua anggaran habis dibelanja buku diskonan?). Dan pilihan jatuh di buku Deception Point yang harganya luar biasa, kurang dari setengah harga aslinya! Syukurlah, akhirnya bisa punya bukunya Dan Brown juga *haha, kasian!*.
Merasa sudah cukup puas hunting di stand murah itu, kami melanjutkan petualangan memburu buku ke stand sebelah kiri gedung pustaka. Di sana ada stand toko Gramedia (yang sayangnya harga di sana hampir sama dengan harga asli di tokonya), toko buku Aufa, dan sebagainya. Rasa lelah karena membawa ransel yang berisi laptop dan skripsi setebal gaban mulai menghampiri. Saya mulai tidak konsentrasi. Semangat dan rasa penasaran mencari buku pun sedikit demi sedikit memudar. Dan singkat cerita, di stand sebelah sini saya akhirnya membawa pulang bukunya seorang Motivator Indonesia, Pak Ippho Santosa. Kalap. Harga bukunya didiskon hingga setengah harga. Hard cover pula! Alhamdulillah :)Dan.. Cerita pun berakhir tidak lama setelah saya membeli buku kedua. Cukup puaslah, walaupun hanya membeli dua buku dan tidak menemukan buku-buku yang sebenarnya dicari. Harga buku yang cukup bersahabat dengan isi dompet itu setidaknya bisa menambah senyuman untuk hari ini. Sekali lagi, Alhamdulillah. Semoga akan ada pameran-pameran buku lainnya, dan semoga saat diadakan pameran buku selanjutnya itu penghuni dompet sedang setia. Amin..
Minggu, 18 Desember 2011.Kasur, saat lampu telah dipadamkan dan kekuatan mata tinggal 5 watt.
Arigatou Gozaimasu, Minna-san. Oyasumi! :D


0 Komentar:
Post a Comment