Wednesday, August 1, 2012


Subhanallah. Klepek-klepek aku saat memandang suasana (bukan modelnya ya, catet!) yang muncul dari gambar di atas. Satu hal yang langsung terlintas saat melihat gambar itu adalah … GUE BANGET! Ya! Warna, cerita, dan suasana dari gambar itu benar-benar GUE BANGET dah! 

“Emangnya apanya yang ‘GUE BANGET’ dari gambar itu?” pembaca bertanya.

Aih, teman. Tidakkah kalian lihat kegiatan si model di sana? Bercengkerama dengan notebook ditemani alunan musik melalui headphone plus secangkir minuman manis? (Aih, GUE BANGET!) Selain itu, tidakkah kalian bisa merasakan nuansa ungu yang ada di sana? Baik itu dari segi kemeja si model, garis-garis di notebooknya, ataupun tulisan 'Because It's Me' nya. 

"Oke, memang ungu. Terus, kenapa?" pembaca masih tak mengerti pikiran si Eci.

Hmm.. Haruskah aku jelaskan betapa aku mencintai (oops, dalem!) warna elegan yang satu itu? Keluarga dan teman-teman dekat pasti udah pada tahu gimana excited dan hebohnya aku saat melihat warna dengan empat huruf penyusun namanya itu. 

Ungu. Entah sejak kapan aku mulai tertarik pada warna kalem yang satu ini. Yang jelas, masih sangat aku ingat di masa SD - SMP dulu, terutama saat masih demen-demennya ngisi biodata di diary kawan-kawan, aku selalu menuliskan kata ungu pada baris pertanyaan warna favorit. Hanya satu warna, ungu!

Ungu. Warna ini merupakan perpaduan antara warna merah dan biru. Di mataku, warna ini punya keunikan, aura, dan jiwanya tersendiri. Warna ini terkesan mewah, anggun, tenang, dan terjaga. Namun, dibalik kemegahannya, tidak ada unsur 'kekangan' sama sekali di sana. Warna ini menggambarkan ketenangan, kebebasan dan kekreatifan, dimana inspirasi dan imajinasi sering terpancing muncul saat melihat warna ini.


Salah satu hasil kreativitas pada fotografi, meng-ungu-kan pohon-pohon di Taman Putro Phang :D


Pernah baca tentang warna ungu di salah satu situs yang konsen di bidang panca indera. Katanya warna ungu itu berarti: menunjukkan pengaruh, pandangan ketiga, kekuatan spiritual, pengetahuan yang tersembunyi, aspirasi yang tinggi, kebangsawanan, upacara, misteri, pencerahan, telepati, empati, arogan, intuisi, kepercayaan yang dalam, ambisi, magic atau keajaiban, dan harga diri. 

Well, betul tidaknya itu relatif. Perasaan, suasana hati, karakter, dan pembelajaran tiap individu manusia itu berbeda-beda. Jadi, sudut pandangnya pun akhirnya berbeda juga. Betul? 

Nah, berdasarkan pendapat teman-teman dekat, pemikiran yang jauh lebih dalam plus penelitian kecil-kecilan terhadap diri sendiri, aku ini tipe orang pendiam yang kadang gak bisa diam (nah lho?), sensitif, gampang iba pada orang yang sedang ditimpa kesusahan, doyan makan (apalagi yang gratisan #eh), doyan mengoleksi ide-ide (baik itu ide-ide gila maupun yang biasa-biasa saja), ambisius, dan punya semangat luar biasa jika itu dikaitkan dengan perwujudan ide dan impian-impiannya. Oleh karena itu, dari beberapa hipotesis di atas dapat disimpulkan bahwa warna ungu itu ... GUE BANGET! 
“Creativity comes from trust. Trust your instincts. And never hope more than you work.” - Rita Mae Brown
Nah, demi mewujudkan setiap ide-ide dan kreativitas yang bermunculan begitu saja di kepala, aku butuh sosok sahabat yang bisa selalu setia membantu aku kapan dan dimana saja. Sejauh ini, aku punya satu: Miss Poo* (Thanks to Allah dan Ayah Bunda yang mengenalkannya padaku). Dia adalah sosok yang setia menemani, membantu, dan meringankan kegiatanku selama hampir dua tahun ini (peluk Miss Poo).

Namun, sangat memilukan, beberapa minggu terakhir Miss Poo mulai menunjukkan gejala-gejala tidak sehat. Secara tiba-tiba dia jadi sering mati mendadak saat aku sedang bermain-main dengannya. Alasannya: panas. Sepertinya Miss Poo ketularan penyakitnya laptop si kakak: gak akan bertahan hidup lama kalau gak ada kipas angin tepat di belakangnya -___-. Walah-walah, jangan sampai begitu ya Miss Poo. Tidakkah kau tahu, tidak lama lagi aku akan melanjutkan studi, dan itu di bidang pendidikan yang membutuhkan kinerja komputer? Ayo Miss Poo, sehatlah! Jangan sakit dulu.

Gara-gara gejala tak enak dari si Miss Poo ini, muncullah hasrat untuk mencari sahabat baru. Mampir ke rumah Mbah Gugel untuk bertanya ini itu padanya, akhirnya jawaban itu aku temukan. Sosok sahabat dengan merek idaman sejak dulu menjadi salah satu target dalam daftar impian. Dialah Sony Vaio. Poin plusnya, kali ini aku dipertemukan dengan salah satu variannya yang GUE BANGET gitu, yaitu Sony Vaio E14P! 



Notebook dengan layar 14 inchi dan memory 4 GB ini dilengkapi dengan generasi ketiga Intel Core i7 CPU dengan AMD Radeon HD 7670M GPU diskrit (VRAM 1GB). Untuk menunjang kinerjanya, notebook ini telah disematkan baterai dengan kemampuan hidup sampai 5 jam lebih, sehingga kita yang menggunakannya tidak perlu pusing dan khawatir jika jauh atau berada di tempat yang tidak tersedia colokan listriknya. Selain itu notebook cantik ini memang ditujukan untuk anak muda yang notabene sedang dalam masa kreatif-kreatifnya. Kegiatan browsing di luar rumah pun akan jadi lebih nyaman karena bisa berlama-lama tanpa harus khawatir notebook mati karena kehabisan baterai (ini mah GUE BANGET!).

Nah, untuk membuat nyaman saat mendengarkan musik atau menonton video, notebook ini telah ditanamkan device xloud speaker yang diyakini mampu menghasilkan suara dengan kualitas sangat bagus dan nyaman. So, gak perlu diragukan lagi, notebook ini sangat cocok bagi kita yang 'music addicted'! (sekali lagi, GUE BANGET!).

Sony Vaio E14P tersedia dalam beberapa varian warna, ada warna hitam dengan kombinasi garis merahnya yang melambangkan energi dan keberanian, ada warna perak metalik dengan kombinasi garis ungu yang inspiratif, ada warna pink yang melambangkan keindahan masa muda, ada warna putih dengan kombinasi garis birunya yang cocok bagi mereka yang mencintai kebebasan, dan ada juga warna smoky gun dan semburat garis emas yang elegan.





Jika disuruh memilih satu di antara kelima varian di atas, yang akan aku pilih tak lain dan tak bukan adalah si 'Cool dan Creative' perak metalik yang unik dengan garis ungu yang inspiratif. Semua alasan kenapa aku memilih warna ini sudah dijelaskan di atas. Because It's Me! Karena aku menyukai ungu dan kreativitas. Selain itu, perpaduan antara warna perak metalik dan garis ungu ini menurutku sangat cocok bagi anak muda yang cool dan creative, dan tentu saja aku akan memilihnya karena aku kan masih muda, hehehe. Sekali lagi, because it's me! Sony Vaio E14P ini GUE BANGET pokoke!



“Creativity is inventing, experimenting, growing, taking risks, breaking rules, making mistakes, and having fun.” - Mary Lou Cook
Well, berharap banget bisa bersahabat dengan notebook pintar plus cantik yang satu ini, apalagi jika bisa mendapatkannya secara cuma-cuma (ngarep tingkat kemacetan di Ibu Kota). Aih, semoga! Wahai, Sony Vaio E14P, please come to mama! 

*Miss Poo = nama notebook pribadi.



 Postingan ini diikutsertakan dalam kontes blog SONY VAIO



8/01/2012 09:14:00 PM Desi YuLiana

Subhanallah. Klepek-klepek aku saat memandang suasana (bukan modelnya ya, catet!) yang muncul dari gambar di atas. Satu hal yang langsung terlintas saat melihat gambar itu adalah … GUE BANGET! Ya! Warna, cerita, dan suasana dari gambar itu benar-benar GUE BANGET dah! 

“Emangnya apanya yang ‘GUE BANGET’ dari gambar itu?” pembaca bertanya.

Aih, teman. Tidakkah kalian lihat kegiatan si model di sana? Bercengkerama dengan notebook ditemani alunan musik melalui headphone plus secangkir minuman manis? (Aih, GUE BANGET!) Selain itu, tidakkah kalian bisa merasakan nuansa ungu yang ada di sana? Baik itu dari segi kemeja si model, garis-garis di notebooknya, ataupun tulisan 'Because It's Me' nya. 

"Oke, memang ungu. Terus, kenapa?" pembaca masih tak mengerti pikiran si Eci.

Hmm.. Haruskah aku jelaskan betapa aku mencintai (oops, dalem!) warna elegan yang satu itu? Keluarga dan teman-teman dekat pasti udah pada tahu gimana excited dan hebohnya aku saat melihat warna dengan empat huruf penyusun namanya itu. 

Ungu. Entah sejak kapan aku mulai tertarik pada warna kalem yang satu ini. Yang jelas, masih sangat aku ingat di masa SD - SMP dulu, terutama saat masih demen-demennya ngisi biodata di diary kawan-kawan, aku selalu menuliskan kata ungu pada baris pertanyaan warna favorit. Hanya satu warna, ungu!

Ungu. Warna ini merupakan perpaduan antara warna merah dan biru. Di mataku, warna ini punya keunikan, aura, dan jiwanya tersendiri. Warna ini terkesan mewah, anggun, tenang, dan terjaga. Namun, dibalik kemegahannya, tidak ada unsur 'kekangan' sama sekali di sana. Warna ini menggambarkan ketenangan, kebebasan dan kekreatifan, dimana inspirasi dan imajinasi sering terpancing muncul saat melihat warna ini.


Salah satu hasil kreativitas pada fotografi, meng-ungu-kan pohon-pohon di Taman Putro Phang :D


Pernah baca tentang warna ungu di salah satu situs yang konsen di bidang panca indera. Katanya warna ungu itu berarti: menunjukkan pengaruh, pandangan ketiga, kekuatan spiritual, pengetahuan yang tersembunyi, aspirasi yang tinggi, kebangsawanan, upacara, misteri, pencerahan, telepati, empati, arogan, intuisi, kepercayaan yang dalam, ambisi, magic atau keajaiban, dan harga diri. 

Well, betul tidaknya itu relatif. Perasaan, suasana hati, karakter, dan pembelajaran tiap individu manusia itu berbeda-beda. Jadi, sudut pandangnya pun akhirnya berbeda juga. Betul? 

Nah, berdasarkan pendapat teman-teman dekat, pemikiran yang jauh lebih dalam plus penelitian kecil-kecilan terhadap diri sendiri, aku ini tipe orang pendiam yang kadang gak bisa diam (nah lho?), sensitif, gampang iba pada orang yang sedang ditimpa kesusahan, doyan makan (apalagi yang gratisan #eh), doyan mengoleksi ide-ide (baik itu ide-ide gila maupun yang biasa-biasa saja), ambisius, dan punya semangat luar biasa jika itu dikaitkan dengan perwujudan ide dan impian-impiannya. Oleh karena itu, dari beberapa hipotesis di atas dapat disimpulkan bahwa warna ungu itu ... GUE BANGET! 
“Creativity comes from trust. Trust your instincts. And never hope more than you work.” - Rita Mae Brown
Nah, demi mewujudkan setiap ide-ide dan kreativitas yang bermunculan begitu saja di kepala, aku butuh sosok sahabat yang bisa selalu setia membantu aku kapan dan dimana saja. Sejauh ini, aku punya satu: Miss Poo* (Thanks to Allah dan Ayah Bunda yang mengenalkannya padaku). Dia adalah sosok yang setia menemani, membantu, dan meringankan kegiatanku selama hampir dua tahun ini (peluk Miss Poo).

Namun, sangat memilukan, beberapa minggu terakhir Miss Poo mulai menunjukkan gejala-gejala tidak sehat. Secara tiba-tiba dia jadi sering mati mendadak saat aku sedang bermain-main dengannya. Alasannya: panas. Sepertinya Miss Poo ketularan penyakitnya laptop si kakak: gak akan bertahan hidup lama kalau gak ada kipas angin tepat di belakangnya -___-. Walah-walah, jangan sampai begitu ya Miss Poo. Tidakkah kau tahu, tidak lama lagi aku akan melanjutkan studi, dan itu di bidang pendidikan yang membutuhkan kinerja komputer? Ayo Miss Poo, sehatlah! Jangan sakit dulu.

Gara-gara gejala tak enak dari si Miss Poo ini, muncullah hasrat untuk mencari sahabat baru. Mampir ke rumah Mbah Gugel untuk bertanya ini itu padanya, akhirnya jawaban itu aku temukan. Sosok sahabat dengan merek idaman sejak dulu menjadi salah satu target dalam daftar impian. Dialah Sony Vaio. Poin plusnya, kali ini aku dipertemukan dengan salah satu variannya yang GUE BANGET gitu, yaitu Sony Vaio E14P! 



Notebook dengan layar 14 inchi dan memory 4 GB ini dilengkapi dengan generasi ketiga Intel Core i7 CPU dengan AMD Radeon HD 7670M GPU diskrit (VRAM 1GB). Untuk menunjang kinerjanya, notebook ini telah disematkan baterai dengan kemampuan hidup sampai 5 jam lebih, sehingga kita yang menggunakannya tidak perlu pusing dan khawatir jika jauh atau berada di tempat yang tidak tersedia colokan listriknya. Selain itu notebook cantik ini memang ditujukan untuk anak muda yang notabene sedang dalam masa kreatif-kreatifnya. Kegiatan browsing di luar rumah pun akan jadi lebih nyaman karena bisa berlama-lama tanpa harus khawatir notebook mati karena kehabisan baterai (ini mah GUE BANGET!).

Nah, untuk membuat nyaman saat mendengarkan musik atau menonton video, notebook ini telah ditanamkan device xloud speaker yang diyakini mampu menghasilkan suara dengan kualitas sangat bagus dan nyaman. So, gak perlu diragukan lagi, notebook ini sangat cocok bagi kita yang 'music addicted'! (sekali lagi, GUE BANGET!).

Sony Vaio E14P tersedia dalam beberapa varian warna, ada warna hitam dengan kombinasi garis merahnya yang melambangkan energi dan keberanian, ada warna perak metalik dengan kombinasi garis ungu yang inspiratif, ada warna pink yang melambangkan keindahan masa muda, ada warna putih dengan kombinasi garis birunya yang cocok bagi mereka yang mencintai kebebasan, dan ada juga warna smoky gun dan semburat garis emas yang elegan.





Jika disuruh memilih satu di antara kelima varian di atas, yang akan aku pilih tak lain dan tak bukan adalah si 'Cool dan Creative' perak metalik yang unik dengan garis ungu yang inspiratif. Semua alasan kenapa aku memilih warna ini sudah dijelaskan di atas. Because It's Me! Karena aku menyukai ungu dan kreativitas. Selain itu, perpaduan antara warna perak metalik dan garis ungu ini menurutku sangat cocok bagi anak muda yang cool dan creative, dan tentu saja aku akan memilihnya karena aku kan masih muda, hehehe. Sekali lagi, because it's me! Sony Vaio E14P ini GUE BANGET pokoke!



“Creativity is inventing, experimenting, growing, taking risks, breaking rules, making mistakes, and having fun.” - Mary Lou Cook
Well, berharap banget bisa bersahabat dengan notebook pintar plus cantik yang satu ini, apalagi jika bisa mendapatkannya secara cuma-cuma (ngarep tingkat kemacetan di Ibu Kota). Aih, semoga! Wahai, Sony Vaio E14P, please come to mama! 

*Miss Poo = nama notebook pribadi.



 Postingan ini diikutsertakan dalam kontes blog SONY VAIO



Tuesday, July 31, 2012

Konbanwa! (^^)/
Alhamdulillah, nggak terasa, Ramadhan sudah mulai masuk hari ke-12. Kalau boleh melihat ke belakang sebentar, bagaimana hari-hari Ramadhan kita kali ini kawan? Ada kemajuan dari yang sebelumnya kah? Ada peningkatan ibadah yang kita lakukan kah? Ada penambahan kebaikan-kebaikan dari diri kita kah? Nggak ada salahnya kita bermuhasabah sejenak, melihat kembali perjalanan hari-hari awal Ramadhan yang telah kita jalani tahun ini. Semoga ada peningkatan dan perbaikan ya kawan-kawan. Kalau belum, ayo semangat ditingkatkan! Ini momen yang tepat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan! Ganbatte! 

Well, masih ingat dengan postingan sebelumnya kan? Kartun Ramadhan (Lucu!). Kalau postingan pertama itu untuk 10 hari pertama Ramadhan, kali ini akan dilanjutkan untuk 10 hari pertengahan Ramadhan. Gambar-gambar ini diambil masih dari sumber yang sama dengan sebelumnya, yaitu Affanruslan. Cekidot!

 

Nah, jangan cume dipelototin aje dung kartunnye, tapi dilaksanakan juge yee (maksa bener dah ini). Oke. Let's do it! (ง`▽´)ง


7/31/2012 06:34:00 AM Desi YuLiana
Konbanwa! (^^)/
Alhamdulillah, nggak terasa, Ramadhan sudah mulai masuk hari ke-12. Kalau boleh melihat ke belakang sebentar, bagaimana hari-hari Ramadhan kita kali ini kawan? Ada kemajuan dari yang sebelumnya kah? Ada peningkatan ibadah yang kita lakukan kah? Ada penambahan kebaikan-kebaikan dari diri kita kah? Nggak ada salahnya kita bermuhasabah sejenak, melihat kembali perjalanan hari-hari awal Ramadhan yang telah kita jalani tahun ini. Semoga ada peningkatan dan perbaikan ya kawan-kawan. Kalau belum, ayo semangat ditingkatkan! Ini momen yang tepat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan! Ganbatte! 

Well, masih ingat dengan postingan sebelumnya kan? Kartun Ramadhan (Lucu!). Kalau postingan pertama itu untuk 10 hari pertama Ramadhan, kali ini akan dilanjutkan untuk 10 hari pertengahan Ramadhan. Gambar-gambar ini diambil masih dari sumber yang sama dengan sebelumnya, yaitu Affanruslan. Cekidot!

 

Nah, jangan cume dipelototin aje dung kartunnye, tapi dilaksanakan juge yee (maksa bener dah ini). Oke. Let's do it! (ง`▽´)ง


Saturday, July 28, 2012

Hampir ±12 tahun lamanya pembangunan Masjid yang pada awalnya dibangun sebagai pusat pengkajian dan pengembangan Islam di Kota Lhokseumawe ini berjalan. Sayangnya, sampai tahun 2012 ini, pembangunannya masih belum rampung sepenuhnya lantaran terbentur masalah dana. Dialah Masjid Agung Islamic Center, bangunan Masjid calon 'ikon' keislaman baru di tanah Aceh. Dari desain dan beberapa bagian bangunannya yang telah jadi, Masjid ini tampaknya akan sangat indah (bahkan akan lebih indah dari Masjid kebanggaan warga Aceh--Masjid Raya Baiturrahman--IMHO) jika telah rampung 100% pembangunannnya. 

Sumber: acehfotografer
Sumber: acehtraffic

Di tahun 2002 lalu, saat baru kembali ke kota Lhokseumawe dari kota Padang, pembangunan Islamic Center ini (tampaknya) berjalan dengan mulus dan tanpa hambatan. Namun, asupan dana pembangunan Islamic Center ini terhenti seiring pemekaran daerah kota Lhokseumawe dari kabupaten Aceh Utara (info lengkapnya bisa dibaca di Latar Belakang Pembangunan Islamic Center Kota Lhokseumawe). Sampai akhirnya, bangunan yang awalnya dibangun untuk dijadikan pusat studi Islam itu diubah haluannya menjadi sebuah Masjid. 

Sebagai warga Lhokseumawe yang sekarang menetap di Banda Aceh, saya tidak tahu kapan persisnya Masjid yang belum rampung sepenuhnya ini mulai dibuka dan dapat dipergunakan oleh masyarakat luas. Yang saya tahu melalui perjalanan pulang ke Lhokseumawe empat hari yang lalu, Masjid ini sudah mulai difungsikan sebagai mana Masjid-masjid lainnya. Selain pelaksanaan ibadah-ibadah wajib dan sunnah, di sana juga sudah mulai dilaksanakan kegiatan pengajian untuk anak-anak setiap hari, kegiatan pesantren kilat Ramadhan, dan sebagainya. 

Penampakan Islamic Center dilihat dari waduk keliling kota Lhokseumawe. Sumber: ndicut.blogspot.com
Sumber: azhariblogger

Excited! Ya, saya cukup excited saat teman masa kecil saya memberi jawaban bahwa kami akan melaksanakan shalat Isya plus tarawih di Masjid Islamic Center, di malam pertama saya tiba di Lhokseumawe hari selasa lalu. Saya saat itu berasa seperti 'wong ndeso' yang tidak pernah pergi ke Masjid-masjid besar *halah!*. Yang pasti, itulah kali pertama saya menginjakkan kaki di bangunan yang sejak sepuluh tahun lalu membuat saya penasaran itu. Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga merasakan shalat berjamaah di sana. 

Walaupun belum rampung sepenuhnya, kegiatan-kegiatan peribadatan di Masjid ini mulai berjalan normal. Tidak ada yang mempermasalahkan bagian atap, teras, dan parkiran Masjid yang masih bersemen kasar, ataupun dinding luar Masjid yang masih polos dengan semennya tanpa cat warna-warni. Hanya kubah, lantai di dalam Masjid, beberapa ruangan pengurus, tempat wudhu, dan beberapa bagian tangga saja yang sudah bagus dengan keramik penyusunnya. Taman dan halaman depan Masjid termasuk yang sudah selesai pembangunannya, meskipun masih belum banyak bunga-bunga ataupun pohon-pohon yang tertanam di sana. Selebihnya, yang akan kita lihat di lingkungan Masjid Islamic Center ini hanya hamparan semen-semen kasar yang tampak ditinggalkan oleh petugasnya. 

Sumber: skyscrapercity
Penampakan Masjid Islamic Center di malam hari. Sumber: skyscrapercity

Satu hal yang sedikit disayangkan, jamaah Isya plus tarawih di Masjid ini beberapa malam terakhir masih belum bisa dikatakan 'ramai'. Yah, kalau kita berhusnudzhan, mungkin banyak masyarakat yang masih lebih nyaman melaksanakan ibadah di Masjid terdekat dengan rumahnya. Tapi berhubung ini Masjid baru difungsikan, dan akan menjadi ikon baru di kota Lhokseumawe, maka enggak ada salahnya kan kita ikut meramaikan jamaah di dalamnya? Yuk, warga Lhokseumawe, jangan malu-malu datang ke sana #eh.

By the way, buat seluruh warga Aceh, rekan-rekan blogger atau siapapun kamu yang membaca postingan ini dan merasa peduli plus tergerak untuk membantu pembangunan Masjid ini, kalian bisa menyalurkan sedekah, infak, atau bantuan dalam bentuk dana untuk pembangunan Masjid Agung Islamic Center ini ke rekening Panitia Pembangunan Masjid Islamic Center Kota Lhokseumawe:

Bank Mandiri Cabang Lhokseumawe: 158-00-0066-213-0
Bank BPD Cabang Lhokseumawe: 01.07.590025-2

Brosur yang tertempel di salah satu tiang di dalam Masjid. Sumber: dokumentasi pribadi.

Jom! Kita bantu! Kalau bukan kita yang peduli pada Masjid kita ini, siapa lagi? :D

Info lengkap mengenai Masjid Agung Islamic Center, sila kunjungi: Website Islamic Centre Lhokseumawe

*By the way, kesalahan terbesar saya kali ini adalah.. sempat-sempatnya lupa memotret sendiri Masjid ini. -____-''*

7/28/2012 01:57:00 AM Desi YuLiana
Hampir ±12 tahun lamanya pembangunan Masjid yang pada awalnya dibangun sebagai pusat pengkajian dan pengembangan Islam di Kota Lhokseumawe ini berjalan. Sayangnya, sampai tahun 2012 ini, pembangunannya masih belum rampung sepenuhnya lantaran terbentur masalah dana. Dialah Masjid Agung Islamic Center, bangunan Masjid calon 'ikon' keislaman baru di tanah Aceh. Dari desain dan beberapa bagian bangunannya yang telah jadi, Masjid ini tampaknya akan sangat indah (bahkan akan lebih indah dari Masjid kebanggaan warga Aceh--Masjid Raya Baiturrahman--IMHO) jika telah rampung 100% pembangunannnya. 

Sumber: acehfotografer
Sumber: acehtraffic

Di tahun 2002 lalu, saat baru kembali ke kota Lhokseumawe dari kota Padang, pembangunan Islamic Center ini (tampaknya) berjalan dengan mulus dan tanpa hambatan. Namun, asupan dana pembangunan Islamic Center ini terhenti seiring pemekaran daerah kota Lhokseumawe dari kabupaten Aceh Utara (info lengkapnya bisa dibaca di Latar Belakang Pembangunan Islamic Center Kota Lhokseumawe). Sampai akhirnya, bangunan yang awalnya dibangun untuk dijadikan pusat studi Islam itu diubah haluannya menjadi sebuah Masjid. 

Sebagai warga Lhokseumawe yang sekarang menetap di Banda Aceh, saya tidak tahu kapan persisnya Masjid yang belum rampung sepenuhnya ini mulai dibuka dan dapat dipergunakan oleh masyarakat luas. Yang saya tahu melalui perjalanan pulang ke Lhokseumawe empat hari yang lalu, Masjid ini sudah mulai difungsikan sebagai mana Masjid-masjid lainnya. Selain pelaksanaan ibadah-ibadah wajib dan sunnah, di sana juga sudah mulai dilaksanakan kegiatan pengajian untuk anak-anak setiap hari, kegiatan pesantren kilat Ramadhan, dan sebagainya. 

Penampakan Islamic Center dilihat dari waduk keliling kota Lhokseumawe. Sumber: ndicut.blogspot.com
Sumber: azhariblogger

Excited! Ya, saya cukup excited saat teman masa kecil saya memberi jawaban bahwa kami akan melaksanakan shalat Isya plus tarawih di Masjid Islamic Center, di malam pertama saya tiba di Lhokseumawe hari selasa lalu. Saya saat itu berasa seperti 'wong ndeso' yang tidak pernah pergi ke Masjid-masjid besar *halah!*. Yang pasti, itulah kali pertama saya menginjakkan kaki di bangunan yang sejak sepuluh tahun lalu membuat saya penasaran itu. Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga merasakan shalat berjamaah di sana. 

Walaupun belum rampung sepenuhnya, kegiatan-kegiatan peribadatan di Masjid ini mulai berjalan normal. Tidak ada yang mempermasalahkan bagian atap, teras, dan parkiran Masjid yang masih bersemen kasar, ataupun dinding luar Masjid yang masih polos dengan semennya tanpa cat warna-warni. Hanya kubah, lantai di dalam Masjid, beberapa ruangan pengurus, tempat wudhu, dan beberapa bagian tangga saja yang sudah bagus dengan keramik penyusunnya. Taman dan halaman depan Masjid termasuk yang sudah selesai pembangunannya, meskipun masih belum banyak bunga-bunga ataupun pohon-pohon yang tertanam di sana. Selebihnya, yang akan kita lihat di lingkungan Masjid Islamic Center ini hanya hamparan semen-semen kasar yang tampak ditinggalkan oleh petugasnya. 

Sumber: skyscrapercity
Penampakan Masjid Islamic Center di malam hari. Sumber: skyscrapercity

Satu hal yang sedikit disayangkan, jamaah Isya plus tarawih di Masjid ini beberapa malam terakhir masih belum bisa dikatakan 'ramai'. Yah, kalau kita berhusnudzhan, mungkin banyak masyarakat yang masih lebih nyaman melaksanakan ibadah di Masjid terdekat dengan rumahnya. Tapi berhubung ini Masjid baru difungsikan, dan akan menjadi ikon baru di kota Lhokseumawe, maka enggak ada salahnya kan kita ikut meramaikan jamaah di dalamnya? Yuk, warga Lhokseumawe, jangan malu-malu datang ke sana #eh.

By the way, buat seluruh warga Aceh, rekan-rekan blogger atau siapapun kamu yang membaca postingan ini dan merasa peduli plus tergerak untuk membantu pembangunan Masjid ini, kalian bisa menyalurkan sedekah, infak, atau bantuan dalam bentuk dana untuk pembangunan Masjid Agung Islamic Center ini ke rekening Panitia Pembangunan Masjid Islamic Center Kota Lhokseumawe:

Bank Mandiri Cabang Lhokseumawe: 158-00-0066-213-0
Bank BPD Cabang Lhokseumawe: 01.07.590025-2

Brosur yang tertempel di salah satu tiang di dalam Masjid. Sumber: dokumentasi pribadi.

Jom! Kita bantu! Kalau bukan kita yang peduli pada Masjid kita ini, siapa lagi? :D

Info lengkap mengenai Masjid Agung Islamic Center, sila kunjungi: Website Islamic Centre Lhokseumawe

*By the way, kesalahan terbesar saya kali ini adalah.. sempat-sempatnya lupa memotret sendiri Masjid ini. -____-''*

Monday, July 23, 2012

Konnichiwa! (^^)/
Hari ini watashi wa mau ngeposting about Ramadhan lagi. Kali ini berkaitan dengan 'to-do-list harian' selama Ramadhan, bahkan jika kegiatan-kegiatan ini kita laksanakan juga di luar bulan Ramadhan akan lebih bagus lagi. Baiklah, langsung saja saudara-saudara, ini dia 'My Ramadhan Daily Checklist' (versi http://blog.spreadsalam.com):

1. Makan sahur.
Makan sahur itu berkah, karena dengan makan sahur berarti kita mengikuti sunnah Nabi. Selain itu, dengan makan sahur tubuh kita akan lebih kuat saat berpuasa, jadi gak loyo dan tetap semangat seharian (benar atau betul?) :D

2. Membaca dan memahami Al-Quran
Jangankan selama Ramadhan, aktivitas membaca plus memahami isi Al-Quran ini harusnya menjadi rutinitas kita setiap harinya. Jika di bulan-bulan lain aja pahalanya berlimpah, apalagi di bulan Ramadhan? Yuk, tadarus yuk! 

3. Berzikir, kapan dan dimana saja
Pernah baca di salah satu kitab 'Fadhilah Amal' bahwa zikir merupakan salah satu ibadah yang paling utama dari ibadah-ibadah lainnya. Jadi, berzikirlah sebanyak-banyaknya, karena Allah akan mengingat orang-orang yang mengingat-Nya. Kapan waktu yang tepat untuk berzikir? Bisa kapan aja dan dimana aja (kecuali saat di kamar kecil). Misalnya; saat sedang berkendara, sedang menunggu, sedang nyiram bunga, dll. Sangat banyak kegiatan-kegiatan harian kita yang bisa diselipkan zikir di dalamnya.

sumber: http://blog.spreadsalam.com

4. Menjauhi gosip dan perbincangan yang tidak bermanfaat
Hehehe *cengengesan*. Watashi pribadi ngerasa masih cukup sering 'bergosip' dan membicarakan hal ini-itu yang tidak ada manfaatnya. Tapi, I'm trying. Yang namanya perubahan dan perbaikan itu memang butuh proses kan? Kadang pun kita butuh moment yang tepat untuk berubah dan memperbaiki diri. Nah,  Ramadhan merupakan moment yang paling dan super tepat untuk kita berubah (bukan berubah ala Sailormoon atau Satria Baja Hitam ya, hehehe). So, marilah sama-sama kita jauhi segala jenis gosip dan perkataan yang tidak berguna itu. Untuk hidup yang lebih baik (bukan iklan!).


5. Beramal sebanyak-banyaknya
Punya barang-barang yang tidak lagi terpakai? Sumbangkan! Punya sedikit uang? Sedekahkan! Jago nulis? Tuliskan! Jago bicara? Sampaikan! Peduli sama saudara-saudara Muslim kita yang tertindas di Palestina, Syiria, Myanmar dan negara minoritas muslim lainnya? Serukan kepada dunia tentang mereka dan jangan pernah berhenti mendoakan! *menggebu-gebu kalau udah bahas Palestina*.

6. Menjaga pandangan
Selama Ramadhan, mata kita dijaga dan disterilkan dulu yuk. "Mustahil bisa terjaga kehormatan dan kesucian keluarga kecuali dengan menahan diri dan menjaga pandangan mata" #jleb!. Teringat pesan si kakak tadi malam (berkaitan dengan kegemaranku menonton drama dan musik-musik Korea yang notabene pakaiannya ... ): "Kalau memang belum bisa dihentikan, selama Ramadhan dilatih dan dikurangi dulu melihat-lihat yang demikian". Baiklah kakak, I'm trying. Kalian juga ya!

7. Belajar dan mengajar
Belajar itu termasuk kewajiban lho! Belajar bukan hanya duduk di bangku sekolah, tapi mencakup semua hal dan pengalaman dalam kehidupan kita. Jika kita bisa mengambil sesuatu dan menangkap makna dari sesuatu itu maka kita sudah dikatakan belajar.  Dengan belajar, kita yang dulunya tidak tahu menjadi tahu, yang dulunya tidak mengerti menjadi mengerti, yang dulunya belum baik menjadi baik (bahkan sebaliknya). Nah, salah satu cara untuk menjaga ilmu dan pengetahuan agar bertahan lama di memori kita adalah dengan mengajar. Sampaikanlah walau satu ayat!.

8. Rutinkan Tahajud dan shalat malam
Susah bangun di sepertiga malam? Malas bangun tahajud? Tenang. Selama Ramadhan kita cukup dimudahkan untuk melaksanakan dan merutinkan shalat tahajud. Gimana caranya? Nah, kembali ke point pertama di atas; sahur. Saat bangun untuk sahur, lupakan dulu urusan siap-menyiapkan makanan, segera ke kamar mandi, wudhu' dan tahajud lah. Setelah tahajud, barulah kita laksanakan itu ritual makan sahur. Mudah kan? Kuncinya yaa.. jangan telat bangun sahur! :p


Well, 'to-do-list' yang udah kita bahas di atas gampang-gampang kan? Jom! Niatkan dalam hati untuk merutinkannya selama Ramadhan. Dan doakan juga semoga di bulan-bulan setelahnya kita masih bisa konsisten melaksanakannya. Amin.

*Nah, sebagai pengingat, aku memasang gambar di atas sebagai wallpaper di laptop. Kalau kalian mau wallpapernya juga, silahkan donlot di sini .

Ganbatte Kudasai, Minna-san! (ง`▽´)ง


7/23/2012 02:17:00 AM Desi YuLiana
Konnichiwa! (^^)/
Hari ini watashi wa mau ngeposting about Ramadhan lagi. Kali ini berkaitan dengan 'to-do-list harian' selama Ramadhan, bahkan jika kegiatan-kegiatan ini kita laksanakan juga di luar bulan Ramadhan akan lebih bagus lagi. Baiklah, langsung saja saudara-saudara, ini dia 'My Ramadhan Daily Checklist' (versi http://blog.spreadsalam.com):

1. Makan sahur.
Makan sahur itu berkah, karena dengan makan sahur berarti kita mengikuti sunnah Nabi. Selain itu, dengan makan sahur tubuh kita akan lebih kuat saat berpuasa, jadi gak loyo dan tetap semangat seharian (benar atau betul?) :D

2. Membaca dan memahami Al-Quran
Jangankan selama Ramadhan, aktivitas membaca plus memahami isi Al-Quran ini harusnya menjadi rutinitas kita setiap harinya. Jika di bulan-bulan lain aja pahalanya berlimpah, apalagi di bulan Ramadhan? Yuk, tadarus yuk! 

3. Berzikir, kapan dan dimana saja
Pernah baca di salah satu kitab 'Fadhilah Amal' bahwa zikir merupakan salah satu ibadah yang paling utama dari ibadah-ibadah lainnya. Jadi, berzikirlah sebanyak-banyaknya, karena Allah akan mengingat orang-orang yang mengingat-Nya. Kapan waktu yang tepat untuk berzikir? Bisa kapan aja dan dimana aja (kecuali saat di kamar kecil). Misalnya; saat sedang berkendara, sedang menunggu, sedang nyiram bunga, dll. Sangat banyak kegiatan-kegiatan harian kita yang bisa diselipkan zikir di dalamnya.

sumber: http://blog.spreadsalam.com

4. Menjauhi gosip dan perbincangan yang tidak bermanfaat
Hehehe *cengengesan*. Watashi pribadi ngerasa masih cukup sering 'bergosip' dan membicarakan hal ini-itu yang tidak ada manfaatnya. Tapi, I'm trying. Yang namanya perubahan dan perbaikan itu memang butuh proses kan? Kadang pun kita butuh moment yang tepat untuk berubah dan memperbaiki diri. Nah,  Ramadhan merupakan moment yang paling dan super tepat untuk kita berubah (bukan berubah ala Sailormoon atau Satria Baja Hitam ya, hehehe). So, marilah sama-sama kita jauhi segala jenis gosip dan perkataan yang tidak berguna itu. Untuk hidup yang lebih baik (bukan iklan!).


5. Beramal sebanyak-banyaknya
Punya barang-barang yang tidak lagi terpakai? Sumbangkan! Punya sedikit uang? Sedekahkan! Jago nulis? Tuliskan! Jago bicara? Sampaikan! Peduli sama saudara-saudara Muslim kita yang tertindas di Palestina, Syiria, Myanmar dan negara minoritas muslim lainnya? Serukan kepada dunia tentang mereka dan jangan pernah berhenti mendoakan! *menggebu-gebu kalau udah bahas Palestina*.

6. Menjaga pandangan
Selama Ramadhan, mata kita dijaga dan disterilkan dulu yuk. "Mustahil bisa terjaga kehormatan dan kesucian keluarga kecuali dengan menahan diri dan menjaga pandangan mata" #jleb!. Teringat pesan si kakak tadi malam (berkaitan dengan kegemaranku menonton drama dan musik-musik Korea yang notabene pakaiannya ... ): "Kalau memang belum bisa dihentikan, selama Ramadhan dilatih dan dikurangi dulu melihat-lihat yang demikian". Baiklah kakak, I'm trying. Kalian juga ya!

7. Belajar dan mengajar
Belajar itu termasuk kewajiban lho! Belajar bukan hanya duduk di bangku sekolah, tapi mencakup semua hal dan pengalaman dalam kehidupan kita. Jika kita bisa mengambil sesuatu dan menangkap makna dari sesuatu itu maka kita sudah dikatakan belajar.  Dengan belajar, kita yang dulunya tidak tahu menjadi tahu, yang dulunya tidak mengerti menjadi mengerti, yang dulunya belum baik menjadi baik (bahkan sebaliknya). Nah, salah satu cara untuk menjaga ilmu dan pengetahuan agar bertahan lama di memori kita adalah dengan mengajar. Sampaikanlah walau satu ayat!.

8. Rutinkan Tahajud dan shalat malam
Susah bangun di sepertiga malam? Malas bangun tahajud? Tenang. Selama Ramadhan kita cukup dimudahkan untuk melaksanakan dan merutinkan shalat tahajud. Gimana caranya? Nah, kembali ke point pertama di atas; sahur. Saat bangun untuk sahur, lupakan dulu urusan siap-menyiapkan makanan, segera ke kamar mandi, wudhu' dan tahajud lah. Setelah tahajud, barulah kita laksanakan itu ritual makan sahur. Mudah kan? Kuncinya yaa.. jangan telat bangun sahur! :p


Well, 'to-do-list' yang udah kita bahas di atas gampang-gampang kan? Jom! Niatkan dalam hati untuk merutinkannya selama Ramadhan. Dan doakan juga semoga di bulan-bulan setelahnya kita masih bisa konsisten melaksanakannya. Amin.

*Nah, sebagai pengingat, aku memasang gambar di atas sebagai wallpaper di laptop. Kalau kalian mau wallpapernya juga, silahkan donlot di sini .

Ganbatte Kudasai, Minna-san! (ง`▽´)ง


Saturday, July 21, 2012

Alhamdulillah, hari pertama puasa hanya tinggal hitungan menit lagi (sekitar 1 setengah jam, untuk daerah Aceh dari saat postingan ini diketik). Alhamdulillah lagi, hari pertama puasa ini semuanya berjalan dengan baik dan lancar-lancar saja. Nah, ceritanya kan lagi ngabuburit nih, daripada bengong nggak karuan, mendingan #blogwalking deh (si empunya blog sedang keracunan blogwalking). Jalan sana jalan sini, searching sana searching sini, akhirnya ketemu satu postingan lucu bertema Ramadhan dari sini. Apa itu isinya? Langsung aja, cekidot!



*Hmm, lama-lama ini blog sejenis bakalan jadi blogphoto deh, nulisnya dikit, ngeshare gambar dan foto-fotonya kebanyakan --" | Aih.. namanya juga usaha!

Semoga bermanfaat kawan. Selamat ngabuburit dengan kegiatan-kegiatan yang berguna! :D





7/21/2012 03:52:00 AM Desi YuLiana
Alhamdulillah, hari pertama puasa hanya tinggal hitungan menit lagi (sekitar 1 setengah jam, untuk daerah Aceh dari saat postingan ini diketik). Alhamdulillah lagi, hari pertama puasa ini semuanya berjalan dengan baik dan lancar-lancar saja. Nah, ceritanya kan lagi ngabuburit nih, daripada bengong nggak karuan, mendingan #blogwalking deh (si empunya blog sedang keracunan blogwalking). Jalan sana jalan sini, searching sana searching sini, akhirnya ketemu satu postingan lucu bertema Ramadhan dari sini. Apa itu isinya? Langsung aja, cekidot!



*Hmm, lama-lama ini blog sejenis bakalan jadi blogphoto deh, nulisnya dikit, ngeshare gambar dan foto-fotonya kebanyakan --" | Aih.. namanya juga usaha!

Semoga bermanfaat kawan. Selamat ngabuburit dengan kegiatan-kegiatan yang berguna! :D





Thursday, July 19, 2012

Ramadhan Mubarrak! Ramadhan Kareem! 
Selamat menunaikan ibadah puasa buat teman-teman yang meyakini hari ini (Jumat, 20 Juli 2012) sebagai 1 Ramadhan 1433 H. Saya dan keluarga seperti tahun-tahun sebelumnya masih setia mengikuti pemerintah, kami akan mulai berpuasa besok (Sabtu, 21 Juli 2012), Insha Allah. Walaupun berbeda, kita harus tetap saling menghormati dan menghargai. Nggak boleh dong, hanya karena perbedaan keyakinan kapan itu 1 Ramadhan, umat muslim jadi terpecah belah. Huuu, Naudzubillah. 

Well, pagi ini ceritanya mencoba #blogwalking ke sana ke mari, mencari inspirasi. Teringatlah ada satu draft postingan yang belum sempat diselesaikan, yaitu Welcoming Ramadhan. Memasuki Ramadhan, ada baiknya kita membaca dan memahami lebih banyak lagi tentangnya, supaya hati semakin cinta dan semakin bersemangat memperbanyak ibadah di dalamnya.

Ramadhan is like a friend. You have seen her today, you might not see her again.
Ramadhan is like a giftcard. Use it to redeem rewards in the life hereafters.
Ramadhan is like the rain. It nourishes the seeds of good deeds.
Ramadhan in simple mathematics. It's a month full of multiplications. Dont waste it!
Ramadhan is like a money box. What we save today is for tomorrow's benefit.

Nah, itu sebagian perumpamaan Ramadhan. Tetap di postingan ini kawan, karena di bawah ini ada yang agak lucu:
During Ramadhan, everyone is a hero. Hayoo, kamu pilih yang mana? :D
During Ramadhan, they're on a break.
Done! Selesai. Sekali lagi, selamat menikmati keutamaan di bulan suci yang penuh rahmat ini ya kawan. Semoga kebaikan selalu bersama kita. Ganbatte Kudasai! 


*semua gambar di atas diambil dari Spread Salam

7/19/2012 07:01:00 PM Desi YuLiana
Ramadhan Mubarrak! Ramadhan Kareem! 
Selamat menunaikan ibadah puasa buat teman-teman yang meyakini hari ini (Jumat, 20 Juli 2012) sebagai 1 Ramadhan 1433 H. Saya dan keluarga seperti tahun-tahun sebelumnya masih setia mengikuti pemerintah, kami akan mulai berpuasa besok (Sabtu, 21 Juli 2012), Insha Allah. Walaupun berbeda, kita harus tetap saling menghormati dan menghargai. Nggak boleh dong, hanya karena perbedaan keyakinan kapan itu 1 Ramadhan, umat muslim jadi terpecah belah. Huuu, Naudzubillah. 

Well, pagi ini ceritanya mencoba #blogwalking ke sana ke mari, mencari inspirasi. Teringatlah ada satu draft postingan yang belum sempat diselesaikan, yaitu Welcoming Ramadhan. Memasuki Ramadhan, ada baiknya kita membaca dan memahami lebih banyak lagi tentangnya, supaya hati semakin cinta dan semakin bersemangat memperbanyak ibadah di dalamnya.

Ramadhan is like a friend. You have seen her today, you might not see her again.
Ramadhan is like a giftcard. Use it to redeem rewards in the life hereafters.
Ramadhan is like the rain. It nourishes the seeds of good deeds.
Ramadhan in simple mathematics. It's a month full of multiplications. Dont waste it!
Ramadhan is like a money box. What we save today is for tomorrow's benefit.

Nah, itu sebagian perumpamaan Ramadhan. Tetap di postingan ini kawan, karena di bawah ini ada yang agak lucu:
During Ramadhan, everyone is a hero. Hayoo, kamu pilih yang mana? :D
During Ramadhan, they're on a break.
Done! Selesai. Sekali lagi, selamat menikmati keutamaan di bulan suci yang penuh rahmat ini ya kawan. Semoga kebaikan selalu bersama kita. Ganbatte Kudasai! 


*semua gambar di atas diambil dari Spread Salam

Wednesday, July 18, 2012

Untuk melihat beberapa koleksi foto hitam putih dengan objek utamanya Masjid, teman-teman bisa lihat di sini (postingan part 1). Nah, untuk kali ini aku ingin berbagi beberapa koleksi foto hitam putih lainnya dengan tema dan objek yang beragam. Enjoy!

Saat-saat menuju senja di pantai Ujung Batee.
Niat awal ingin membuat foto ini menjadi foto bokeh (fokus di depan dan blur di belakang), tapi jadinya seperti ini --" 












Wajah Pengharapan :D

Menara baru di komplek Kapal PLTD Apung, Punge.
Tangga utama menuju Kapal PLTD Apung, Punge.
Salah satu 'onderdil' di Kapal PLTD Apung (tak tahu apa namanya).

"Hello, anybody's here?" :D
'Sketsa' gelombang Tsunami di sekitaran Masjid Raya Baiturrahman.
My first 'Foto Bokeh', hehehe.
Warung Rumoh Aceh. Lingke.
Taman Putro Phang.
Pagar depan rumah, hihihi.
Salah satu pondok peristirahatan di wisata Irigasi Brayeung.
Alone. Pantai Ujung Karang.
Semua foto di atas hasil olahan dari berbagai aplikasi di hape paling setia, Soner Xperia X8. Masih sangat banyak kekurangannya memang. Maka itu, jika berkenan, mohon diberikan kritik, saran dan masukannya. Arigatou :)





7/18/2012 07:08:00 PM Desi YuLiana
Untuk melihat beberapa koleksi foto hitam putih dengan objek utamanya Masjid, teman-teman bisa lihat di sini (postingan part 1). Nah, untuk kali ini aku ingin berbagi beberapa koleksi foto hitam putih lainnya dengan tema dan objek yang beragam. Enjoy!

Saat-saat menuju senja di pantai Ujung Batee.
Niat awal ingin membuat foto ini menjadi foto bokeh (fokus di depan dan blur di belakang), tapi jadinya seperti ini --" 












Wajah Pengharapan :D

Menara baru di komplek Kapal PLTD Apung, Punge.
Tangga utama menuju Kapal PLTD Apung, Punge.
Salah satu 'onderdil' di Kapal PLTD Apung (tak tahu apa namanya).

"Hello, anybody's here?" :D
'Sketsa' gelombang Tsunami di sekitaran Masjid Raya Baiturrahman.
My first 'Foto Bokeh', hehehe.
Warung Rumoh Aceh. Lingke.
Taman Putro Phang.
Pagar depan rumah, hihihi.
Salah satu pondok peristirahatan di wisata Irigasi Brayeung.
Alone. Pantai Ujung Karang.
Semua foto di atas hasil olahan dari berbagai aplikasi di hape paling setia, Soner Xperia X8. Masih sangat banyak kekurangannya memang. Maka itu, jika berkenan, mohon diberikan kritik, saran dan masukannya. Arigatou :)